Mei 30, 2010
Kata Hati
(1) Tadi malam aku kirim bidadari untuk menjaga tidurmu. Eh, dia buru-buru balik. Katanya, ‘Ah, masa bidadari disuruh jaga bidadari?’
(2) Kalau kamu nanya berapa kali kamu datang ke pikiranku, jujur aja, cuma sekali. abisnya, ga pergi2 sih!
(3) Sempet bingung jg, kok aku bisa senyum sendiri. Baru nyadar, aku lagi mikirin kamu.
(4) Kalau suatu saat kamu hancurkan hatiku… akan kucintai kamu dengan kepingannya yang tersisa.
(5) Berusaha melupakanmu, sama sulitnya dengan mengingat seseorang yang tak pernah kukenal.
(6) Kalau kamu ajak aku melompat bareng, aku ngga bakalan mau. Mending aku lari ke bawah, bersiap menangkapmu.
(7) Aku pernah jatuhkan setetes air mata di selat Sunda. Di hari aku bisa menemukannya lagi, itulah waktunya aku berhenti mencintaimu.
(8) Ga usah janjiin bintang dan bulan untuk aku, cukup janjiin kamu bakal selalu bersamaku di bawah cahayanya.
(9) Kalau kamu nanya mana yg lebih penting buat aku: hidupku atau hidupmu, aku bakal jawab hidupku. Eits, jangan marah dulu, karena kamulah hidupku.
(10) Pertama ketemu, aku takut ngomong sama kamu. Pertama ngomong sama kamu, aku takut kalau nanti suka sama kamu. Udah suka, aku makin takut kalau jatuh cinta. Setelah sekarang cinta sama kamu, aku jadi bener2 takut kehilangan kamu. Kamu emang menakutkan!
(11) Ketika hidup memberiku seratus alasan untuk menangis, kau datang membawa seribu alasan untuk tersenyum.
(12) Jika aku bisa jadi bagian dari dirimu, aku mau jadi airmatamu, yang tersimpan di hatimu, lahir dari matamu, hidup di pipimu, dan mati di bibirmu
(13) Wah, ini angka sial. Udah dulu ya… Soal sms-sms itu, ga usah nanya dari mana sumbernya, selama Anda bisa membuatnya datang dari hati.
(14) Plis aku butuh bantuan kamu. Soalnya, kunci buat membuka pintu kebahagiaanku, ga tau napa, ada padamu.
(15) Ketika mencintaimu, aku mendapat kekuatan. Mendapat cintamu, aku beroleh keberanian. Kamu wonderwoman, yang membuatku ngerasa jadi superman. Kalimat terakhir bisa dibalik sesuai keperluan. Atau diulang, kalo kamu berdua makhluk sejenis, kek kasus Ryan .
(16) Ayolah tinggal sesukamu di dalam hatiku. Janji, aku ngga bakalan ngutip uang kontrakan.
(17) Cintaku denganmu memang tak akan berkahir bahagia, karena yang kutawarkan untukmu adalah cinta yang tak punya akhir.
(18) Izinkan aku membaca nada-nada di dalam jiwamu, untuk kunyanyikan saat kau mungkin sudah lupa lirik-liriknya.
(19) Katanya orang bisa jadi bodoh karena cinta, tapi aku ngga peduli itu. Aku cuma mikir, betapa bodohnya mantanmu, yang berhenti mencintaimu.
(20) Kau begitu kucinta, hingga ketika bersamamu mati seperti bisa kutunda, dan tanpamu, hidup serasa tiada guna.
(21) Senyummu seperti sebuah undangan buat imajinasiku, untuk terbang sejauh-jauhnya, berkembang seliar-liarnya.
(22) Aku tak pernah tau kebahagiaan sesungguhnya, sampai ketika aku mendapatkan cintamu. Dan aku tak pernah tau derita sebenarnya, sampai aku kini kehilangan itu. Terima kasih telah mengenalkanku pada kedua rasa yang tak akan kulupa.
(23) Jika aku ngga bisa mencintaimu seperti yang kamu inginkan, bukan berarti aku ngga mencintaimu dengan semua yang kupunya.
(24) Haruskah aku tersenyum penuh bahagia karena menjadi sahabatmu, atau menangis dalam perih derita, karena tak bisa lebih dari itu.
(25) Di antara jemarimu, diciptakan ruang kosong, agar ada tempat untuk diisi oleh jemariku.
(26) Jangan bilang kamu mencintaiku, kecuali dengan kesungguhan. Karena bisa saja aku melakukan hal yang paling gila, dengan mempercayainya.
(27) Memikirkanmu, aku jadi malas tidur. Soalnya, hidupku kini jauh lebih indah dari impian manapun.
(28) Aku selalu berusaha tak menangis karenamu, karena setiap butir yang jatuh, hanya makin mengingatkan, betapa aku tak bisa melepaskanmu.
(29) Kamu ga pernah bisa kuusir dari pikiranku. Ya udah, mungkin tempatmu emang di sana.
(30) Ketika kamu menutup diri, aku tau bukan untuk membuatku pergi. Kamu cuma ingin tahu, apakah aku cukup kuat untuk membukanya. (Yang ini sok PD kekna ya)
(31) Aku sadar, mencintaimu sama saja menyerahkan padamu kekuatan untuk menghancurkanku. Tapi aku percaya, kau tak akan menggunakannya untuk itu.
(32) Kamu tau, napa aku sedih tadi malam? Aku duduk di dekat seseorang yang paling berarti buatku, namun aku sadar baginya aku mungkin tak berarti apapun. (Yang ini, kalo dia punya rasa dikiiiit aja, pasti dibales deh).
(33) Tak mungkin aku berhenti mencintaimu. Aku hanya bisa belajar hidup tanpamu.
(34) Aku ingat kamu ketika seneng, karena aku selalu ingin berbagi kebahagiaan denganmu. Ingat kamu ketika sedih, karena kamu orang yang selalu mengerti perasaanku. Ingat kamu ketika ketawa ato nangis, karena kamu selalu membuat tawaku semakin lebar, dan membuat air mataku berhenti keluar.
(35) Walau kau buat aku menangis, aku tetap mengkhawatirkan keadaanmu. Walau kau semakin acuh, aku malah makin merindukanmu. Bahkan jika kau sebenarnya telah beralih kepada yang lain, aku akan berusaha berbahagia untukmu.
(36) Gimana kalo kita berdua jadi komplotan penjahat: Aku mencuri hatimu, dan kamu mencuri hatiku…
(37) Mereka bilang waktu akan mengobati semuanya. Masalahnya, tanpa kamu di sini, waktu seperti berhenti.
(38) Kamu membuatku tersenyum, tanpa sebab apapun. Membuatku tertawa, walau tak ada yang lucu. Sialnya, kamu juga membuatku jatuh, pada saat aku semestinya menjauh.
(39) Aku tak mungkin bisa mengatasi semua masalah yang menimpamu. Tapi aku janji, bakal selalu bersamamu untuk menghadapinya.
(40) Tadi malem, pas mikirin kamu, air mataku netes. Aku nanya napa dia keluar. Katanya, “Ada yang penting banget kykna di mata kamu, segitu pentingnya sampe ga ada tempat buat aku. Ya udah, mending aku keluar aja”
(41) Hari ini aku menangis bukan karena merindukanmu, atau mendambamu kembali. Tapi karena akhirnya aku sadar, aku bakal baik-baik saja tanpamu.
(42) Napa aku ga pernah bisa membencimu, saat kamu buat perasaanku tercabik-cabik?
(43) Dulu aku heran, napa orang sampe berantem ‘hanya’ karena cinta. Trus aku inget muka kamu, dan tiba-tiba, aku merasa siap menghadapi Perang Dunia Ketiga.
(44) Sejujurnya, kadang aku sembunyi, karena ingin kamu temukan. Menjauh karena ingin kamu ikuti. Menangis karena ingin kamu tenangkan. Menjatuhkan diri, karena ingin kamu tangkap.
(45) Aku pengen bersamamu cuma pada dua waktu: SEKARANG dan SELAMANYA.
(46) Jangan GR deh. Aku kangen kamu sedikit aja kok. Sedikit berlebihan maksudnya. (Untuk menghormati Valentino Rossi, pembalap pujaanku yg selalu pake nomor ini, sampe di sini dulu ya…)
April 16, 2009
FUZNA TELAH MEMILIH YANG LAIN
Kata para pengagum cinta, cinta itu tak dapat ditebak alurnya. Cinta itu misteri Ilahi. Segala yang terjadi diluar kendali manusia. Seperti yang terjadi pada perjalanan cintaku ini…

Setelah tiga tahun bertahan dan tetap menunggu, waktu telah menjadi saksi atas keputusan fuzna untuk mulai belajar mencintai dan berbagi kisah dan kasih dengan tambatan hati. Betul sekali, kini fuzna tidak sendiri lagi, dah telah mempunyai kekasih, tapi……. tidak denganku. dia telah memilih orang lain, dan mereka …. saling menyayangi. Penantianku selama tiga tahun terjawab sudah. Menyedihkan memang, orang yang kita sayangi berbahagia bersama orang lain, tapi bagiku akan lebih menyedihkan jika orang yang ku sayangi tidak berbahagia bersamaku….
Cowok yang dia pilih (menurutku) tu anaknya baik, tampan, sopan. namanya mas Muji. Fuzna pantas mendapatkannya. satu yang menjadi keinginanku adalah semoga dia bisa menjaga fuzna dan jangan pernah menyakiti fuzna. karna aku tidak rela klo ada orang yang menyakitinya. Semoga mas Muji bisa membuat kebahagiaan fuzna semakin sempurna. sekarang aku dah mulai mengurangi komunikasiku ma fuzna, baik telpon ataupun sms karna aku ingin menghargai keberadaan mas Muji.

Sedangkan aku disini, apakah aku harus memulai lembar hidup baru dan belajar mencintai orang lain…. ataukah aku harus tetap bertahan mencintainya…??? aku belum bisa menemukan jawabnya…..
Tapi, seandainya aku diberi kesempatan untuk ngomong langsung ke fuzna, aku pengen ngomong : fuzna, sampai saat ini aku masih sangat sayang ma kamu, sayaaaaang banget…..
Maret 4, 2009
Berbicara tentang Cinta (untuk Fuzna Marzuqoh)
Rasanya suatu hal yang sangat manusiawi ketika aku berani mengatakan pada diriku sendiri bahwa aku sedang jatuh cinta. Ya, jatuh cinta seperti orang kebanyakan. Tapi yang tak habis pikir adalah, seseorang yang aku cintai masih duduk di bangku SMP kelas I. Ini terjadi sekitar tiga tahun yang lalu, padahal waktu itu aku sudah tercatat sebagai mahasiswa semester awal di sebuah perguruan tinggi. Baca entri selengkapnya »
Januari 29, 2009
INGIN KEMBALI
Lelah sudah perjalanan ini
tak sampai kemana
telah habis cahaya
sementara gulita semakin nyata
disana,
sebuah akhir yang tak berujung
semakin mencekik ketakutanku
aku ingin kembali
tapi detak itu tak pernah
berjalan mundur…
tak pernah
seandainya aku boleh berpinta
berikan aku seteguk cahaya
biarkan aku menyelesaikan misiku
dengan sepenggal nafas
yang tersisa…….
Pekalongan, 29-01-2009
Aku dalam kepecundanganku
Maret 26, 2008
Sore
Kebisingan kendaran masih tetap mengakrabiku
seperti biasa… di sepanjang perjalanan pulang
Sementara mentari terlihat sayup-sayup letih
setelah seharian berkelana di cakrawala musim panas ini
dan sore ini, bagiku …..
masih seperti sore-sore hari kemarin
dengan berjibun tugas yang setia menghantuiku
Diam
Waktu terus berjalan
tapi aku masih tetap berdiri disini
diam……
menunggu….
sesuatu yang tak ku tahu
sementara waktu terus berlalu
dan tak mau menungguku
diam….
yang masih terpana
manatap hampa
pada sebuah kisah
yang tertinggal di balik kenang….
Square.net ( 26 Maret 2008)
April 9, 2007
Yang datang dan Pergi
Senin,09 april 2007. 1:19 pagi
Dalam perjalanan hidupku ini, banyak yang datang dan pergi. Kadang sesuatu yang ku kira akan kekal justru kemudian tak ku kira secepat itu ia lenyap dari kehidupanku…..
Maret 29, 2007
Kata Pengantar
Assalamu’alaikum wr.wb.
Seiring salam sejahtera, smoga kita semua tetap dalam limpahan rohmat dan kasih sayang Allah SWT . Sholawat serta salam kita haturkan kepada Rasulullah SAW semoga kita beroleh syafaatnya di hari kiamat nanti.
Waktu terus berlalu, berjalan, dan meninggalkna kita. Banyak hal yang kita dapatkan dari eksistensi waktu. bersama waktu kita menangis, bersama waktu kita tertawa . Dengan waktu, Allah mengajarkan segalanya… Baca entri selengkapnya »